Dhuha Bersama Mas Jodi Brotosuseno
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillah.
Mitra Muslim, tepat seminggu kemarin, tanggal 24 Oktober 2017. Kami berkesempatan untuk menimba ilmu dari guru kami Mas Jodi Brotosuseno. Lebih
tepatnya, dalam acara sharing Berbisnis Cara Waroeng. Untuk yang belum tahu
siapa Mas Jodi Broto Susesno, berikut saya ulas profil singkat beliau.
Mas Jodi, adalah seorang pengusaha kuliner. Beliau sudah bergelut dibidang kuliner selama kurang lebih 17
tahun. Usaha beliau, tersebar di beberapa kota besar di Indonesia termasuk juga
Kota Malang, yang kita cintai ini. Mas Jodi yang asli orang Jogja
ini, telah mempunyai 84 gerai dan memiliki kurang lebih 1700 pegawai. Dengan cabang sebanyak itu, beliau dan jajaran manajemen sendirilah yang menghandle. Tidak
menggunakan sistem franchise, seperti bisnis lain yang kita tahu.
Melihat dari foto diawal artikel, pasti Mitra Muslim tahu nama usaha beliau. Yup, beliau lah pemilik Waroeng Steak and shake
yang terkenal itu. Pelopor steak dengan harga terjangkau.
Di Kota Malang sendiri, ada 4 outlet Waroeng Steak And Shake. Salah
satu outlet yang paling awal berdiri, adalah yang ada di Jalan Kawi. Mungkin,
salah satu Mitra Muslim, juga sudah ada yang pernah berkunjung kesana. Outletnya
selalu penuh. Tak jarang pula customer rela antri, untuk sekedar bisa
mencicipi sajian khas berupa steak daging ayam atau sapi berlapis tepung.
Tentunya juga disajikan panas diatas hot plate. Bertambah lengkap, dengan milkshake yang segar khas waroeng steak and shake.
Ok, back to topik. Dateng jam 8
kurang, Waroeng Steak And Shake Cabang Ciliwung masih dalam persiapan. Kami lihat, juga belum terlalu banyak peserta
yang datang. Kurang lebih 15 menit kemudian, kami dipersilahkan ke lantai 2
tempat sharing bisnis. Kami tidak menunggu lama. Mas Jodi masuk ke
ruangan dan menyalami peserta sharing satu persatu. Termasuk juga kami.
Yup, acara dibuka dengan oleh MC.
Yang jadi MC, anak perempuan Mas Jodi juga. Dengan membaca Basmallah, acara
dimulai. Setelah dibuka Oleh MC, dilanjut dengan pembacaan doa. Yang baca doa,
masih anak Mas Jodi juga. Kali ini yang laki laki.
Baik masuk ke materi yang dibawakan oleh Mas Jodi. Beliau bercerita, bagaimana pertama kali membuka usaha Waroeng Steak And Shake ini. Dari tempat yang kecil, dan modal yang pas passan usahanya dimulai. Banyak dari kita yang tidak tahu, bahwa orang tua dari mas jodi adalah seorang yang mampu secara financial. Tetapi beliau tidak menggantungkan hidup dari usaha orangtunya, atau sekedar meminta modal untuk membuka usahanya.
Baik masuk ke materi yang dibawakan oleh Mas Jodi. Beliau bercerita, bagaimana pertama kali membuka usaha Waroeng Steak And Shake ini. Dari tempat yang kecil, dan modal yang pas passan usahanya dimulai. Banyak dari kita yang tidak tahu, bahwa orang tua dari mas jodi adalah seorang yang mampu secara financial. Tetapi beliau tidak menggantungkan hidup dari usaha orangtunya, atau sekedar meminta modal untuk membuka usahanya.
Walaupun sharing bisnis ini,
lebih tepat untuk Mitra Muslim yang berbisnis makanan. Tetapi secara garis besar, materi materi yang
diberikan bisa kita terapkan untuk jualan kita. Walaupun produk kita tidak
terkait dengan makanan sekalipun. Ada Beberapa hal yang kami dapat dari sharing
dengan Mitra Muslim.
Terkait dengan sharing ini. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
- Cari produk yang terjangkau untuk dijual, tetapi harus ada diferensiasi.
- Kita harus PD dengan konsep kita sendiri. Karena banyak bisnis diluaran sana, dengan produk yang kurang lebih hampir sama tetapi tetap bisa jualan. Dan, gilanya laris!!
- Ketika punya uang dari hasil penjualan, tahan dulu. Lebih baik investasikan untuk bangun sistem, tambah alat atau hal lain lain yang terkait dengan usaha kita.
- Jika kita sedang membangun brand. Pastikan produk yang kita jual, harus kita terjaga kwalitasnya. Hal ini akan berdampak padapenjualan dalam jangka panjang.
- Budaya karyawan itu penting. Yang dimaksud disini adalah terkait dengan pekerjaan. Usahakan karyawan tidak banyak waktu untuk menggangur, dan bisa bekerja dengan cepat. Terutama saat banyak customer yang datang ke toko atau outlet kita.
- Masih terkait dengan budaya karyawan. Yang tak kalah penting adalah budaya piket. Badaya piket juga harus kita galakkan pada karyawan kita. Agar outlet atau toko kita selalau terlihat bersih. Customer pun, akan senang berkunjung ke outlet kita.
- Word of mouth. Kata kata sakti, yang bukan hanya jargon belaka. Setidaknya itu yang dialami oleh Mas Jodi. Dari mulut ke mulut, masih menjadi iklan yang jitu untuk menarik customer ke toko kita. Jadi pastikan, kita memberikan layanan maksimal ke pada customer, agar merekomendasikan produk atau usaha kita kepada kerabat atau teman mereka.
- Yang terakhir sebagai sorang pengusaha, kita harus menciptakan SOP. Hal ini terkait dengan aturan perusahaan, tanggung jawab karyawan, pembagian tugas, dll. Hal ini dimaksudkan agar ada standar pengerjaan dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh karyawan.
Itulah beberapa
hal yang bisa kami ambil ilmunya. Berkenaan dengan sharing bisnis bersama mas
jodi, Owner Waroeng steak and sheak. Somoga beberapa poin yang kami share
diatas, bisa membantu dan memberi wawasan, bagaimana seorang pengusaha yang sukses. Menghandle dan menjalankan
perusahaannya selama ini. Dan kiranya sharing ilmu yang sedikit ini, bisa membantu Mitra
Muslim yang akan membuka usaha.
![]() |
| Muslim Printer foto bareng Mas Jodi Brotosuseno. |






Komentar
Posting Komentar